href='http://www.blogger.com/favicon-image.g?blogID=5195730972603891725' rel='icon' type='image/x-icon'/>

Selamat Datang/Wilujeng Sumping

Selamat datang di blog ini semoga mampu memberi manfaat bagi kita semua

Memory in al-fatah

Album Foto Sdit Al Fatah Slideshow: Nana’s trip from Bekasi, Java, Indonesia to Jakarta was created by TripAdvisor. See another Jakarta slideshow. Take your travel photos and make a slideshow for free.

Kamis, 10 Februari 2011

EXPRESI DIRI

Larangan

Jangan kau sentuh walau sedikit

Apa yang telah Allah haramkan

Nanti terlilit azab nan pedih

Usah gelisah walau dicerca

Amalkan shalat tak boleh lupa

Rasakan hikmah yang terpendam

Indahnya pasrah dipangkuan-Nya.

Dermawan

Pantas memang engkau amalkan

Enak dirasa bila berhasil

Banyak orang telihat suka

Rasa bahagia amat terasa

Usaha halal yang diamalkan

Alangkah senang kala sedekah

Rela berkorban sifat mulia

Itulah cermin pribadi muslim

by Nana R. Hidayat

Minggu, 30 Januari 2011

KEBERSIAHAN ITU MEMBAWA BERKAH

“Sesungguhnya Allah mencintai orang yang bertaubat dan menyukai orang yang mensucikan diri”

Hampir semua manusia di seluruh permukaan bumi ini menyukai kebersihan. Sebagai contoh kasus antara lain sebagai berikut : Dalam suatu kesempatan ada sebuah keluarga yang pergi berkunjung untuk bersilaturrahi m antar sesame keluarga muslim lainnya, tampak sekali dari raut wajahnya berseri-seri menunjukan ekspresi kegembiraan setelah tahu bahwa rumah keluarga yang dikunjunginya itu bersih, indah dan rapi. Apalagi saat yang dihadapinya itu sebuah keluarga yang dikunjunginya itu menerima dengan baik, (akhlaqul kariimah) tutur katanya sopan. Kami yang berkunjung dihormati dan dipelakukan dengan hormat serta dijamu dengan baik. Pokoknya seluruh aktivitasnya sesuai dengan syariat Islam. Waktu saat berkunjung terasa begitu cepat berlalu, keinginan untuk berlama-lama tinggal sambil mudzakaroh sangat mendukung.

Sebaliknya apabila berkunjung ke sebuah rumah yang mulai dari halaman rumahnya sudah kotor, kusam karena tak terawat, tamupun enggan untuk berkunjung. Jangan harap mau ke dalam rumah di luar saja sudah membuat tidak betah. Mungkin embacang buruk rupa memang sudah menjadi sifat dan cirri khasnya, tetapi kalau rumah kumuh karena penghuninya tidak mau merawat dengan teratur bahkan tidak peduli akan kebersihan maka penyakitpun akan mudah berjangkit. Padahal Al Quran telah mengisyaratkan bahwa “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang mensucikan dirinya” (QS.2:22 5). Contoh sederhana orang yang sudah terbiasa mandi sehari tiga kali, suatu saat air di bak kosong, atau air di ledeng tidak mengalir, sudah dapat ditebak pasti ada sesuatu yang akan terganggu yaitu kondisi fisik, seperti bau badan, gatal-gatal, yang akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Risiko yang akan ditanggung teman dekat akan mencibir, bahkan mencibirnya, sehingga akan malu dan mengisolir diri sendiri.

Gara-gara hal tersebut akan berdampak seluruh aktivitas bisnis akan menipis, pergaulan terhambat gara-gara bau badan, pelangan akan tunggang langgang karena penampilan sangat mengecewakan. Padahal Alquran memperingatkan “Dan pakaianmu bersihkanlah” (QS:74:4)

Dari peristiwa di atas dapat membuktikan betapa pentingnya kebersihan bagi kehidupan manusia, oleh karena itu perlu dijaga dan dipelihara dalam setiap saat di mana dan kapan saja. Satu hal yang perlu diingat bahwa sesungguhnya Islam itu adalah agama “Bersih”, maksudnya agama yang didasari dengan kesucian baik ruhani maupun jasmani. (Al Ikhlas : 1-4).

Selasa, 14 Desember 2010

TAHUN BARU HIJRIYAH 1432 H

RENUNGAN TAHUN BARU ISLAM 1432 H

Keasikan menikmati indahnya hidup di alam fana, terkadang membuat orang lalai akan eksistensi dirinya. Ia hanyut terlena dalam buaian dunia yang dirasakannya amat menggairahkan. Itulah bukti bahwa dunia itu laksana wanita ( Addunya kal marah lakinul marah markubah) yang memancarkan berbagai pesona keindahan dunia yang menghanyutkan. Dengan tertawa kegirangan Sang Penguasa nafsu busuk merayakan kemenangannya dan dengan tepuk tangan yang meriah, ia tertawa terbahak-bahak. Rupanya cukup ampuh serta melancarkan stategi yang jitu dan tipu daya yang mempesona Sang Dajal masuk memanfaatkan kelemahan manusia yang jelas memiliki sifat khoto dan nisyaan.

Perang akbar yang selalu berkobar di dalam dada ternyata dimenangkan oleh kebahagiaan sesaat yang bernama kelebihan harta, kecantikan jasmani, titian karir yang tinggi, jabatan yang menyilaukan, sehingga membuat dirinya semakin tergelincir dari inti ruhani yang sangat suci dalam menyelami bumi. Belenggu cinta duniawi memang teramat kuat sehingga cinta sejati untuk Sang Kholik sedikit-demi sedikit terkikis habis, lenyap seketikan tanpa meninggalkan bekas bermakna ditelan oleh keganasan zaman.Bagi mereka hidup di dunia ini adalah segala-galanya, beban berat yang selalu membayangi setiap ayunan langkah kaki menjadi tidak pasti, gerak langkahnya sangat terbatas karena rasa takut yang selalu mengganggu, karena tidak tahu kapan ajal akan tiba sehingga rasa takut menghinggap terlalu ber;lebihan. Alasan kuat untuk berprinsip demikian adalah takut tidak merasakan segala apa yang telah diperjuangkan (hubbub dunya wa karihatul maut) cinta dunia tetapi takut mati , karena ia merasa semua harta yang diperolehnya merupakan hasil keringat sendiri.

Cara hidup hedonistic merupakan budaya yang dengan jor-joran dipropagandakan melalui media masa baik cetak maupun elektronik agar menjadi life style dari suatu peradaban global ke seantero dunia. Rekayasa Iblis yang amat licik ini bertujuan agar dapat menyeret manusia menjadi jongos/budaknya yang setia. Berbagaimacam perangkap dan jebakan maut terpasang sangat rapi, dengan harapan kesuksesan semu berada pada genggaman dirinya dan menjadi generasi demi keabadian dinastinya selama di alam dunia. Dalam perjuangannya para iblis berprinsip tak mengenal kata lelah, kapan dan dimana saja, apalagi disaat lengah. Mereka yang terjaring menjadi abdi-abdi sejati iblis adalah orang yang imannya lemah, orang yang jarang berbuat kebaikan dan kebenaran, serta orang-orang yang tidak memiliki kesabaran dalam menelusuri perjalanan hidupnya. ( al ashri : 1-3)

Kondisi demikian membuat orang lupa akan suatu hari pembalasan, dimana akan ditanya tentang pertanggung jawaban hidup, dalaupun mengelak atau diam seribu hasasa namun kebenaran dan kesaksian akan mengungkap yang selama ini tersembunyi. Mungkin mereka lupa bahwa sesungguhnya Allah telah memeperingatkan dengan sumpah “Demi Masa”, namun mereka seakan-akan tidak peduli lagi dengan peringatan akan datangnya hari akhir (hari pembalasan).

Maksud dari semua itu adalah menjelaskan akan ketidak berdayaan manusia walaupun Allah telah melengkapinya dengan berbagi sarana indra untuk mengetahui berbagai hal yang tersembunyi. Keterbatasan kemampuan ini mudah-mudahan akan menyadarkan manusia atas segala kecongkakan dan ketamakan yang selama ini dengan bersenang hati. Kata tobat yang keluar dari relung kalbu paling dalam dapat menghapus yang besarnya melebihi dunia karena Allah memiliki sifat rohman dan rahim. Namun bukan itu saja ada beberapa prasyarat yang harus terpenuhi aiantaranya : mereka harus menyesali diri atas dosa-dosa yang berlalu, kemudian berniat tidak akan mengulangi kembali, serta harus berusaha memperbaiki diri dengan beramal shaleh sesuai yang dianjurkan Rasulullah SAW. (Ar Radu:11) Mereka harus bersiap-siap berhijrah untuk berpindah dari seluruh tatanan hidup sesuai dengan yang diuswahkan Rasulullah. Semoga kita tergolonbg orang yang muflihuun. Amiin.

Senin, 15 November 2010

Qurban III

Qurban yang dilaksanakan oleh Kholilulloh nabi Ibrahim AS, berupa penyembelihan putra kandung yang dinanti dan menjadi kesayangannya sendiri dikerjakan dengan hati lapang dada, sabar dan tulus ikhlas. Qurban berupa ujian ats keimanan dan ketaqwaan dapat dilaksanakan dengan sempurna sehingga pada akhirnya Allah SWT mengutus malaikat untuk menggantikannya dengan seekor gibas (kambing). Qurban jenis inilah yang diabadikan dalam syariat Islam yang diajarkan Rasulullloh SAW dan dilaksanakan setiap tanggal 10 Zulhijah yang dikenal Hari Raya Idul Adha (Iduil Nahr atau Idil Qurban) dan dilanjutkan tiga hari kemudian Hari Tasrik yaitu tanggal, 11,12 dan 13 Zulhijjah. Bagi seluruh kaum muslimin yang mampu dan diberi kelebihan harta sunnah muakad ( sangat dianjurkan) untuk berqurban bahkan mendekati wajib dalam melaksanakannya, dengan cara memotong seekor kambing istimewa (pilihan) yang sehat, cukup umur dan berban besar untuk dikurbankan atau dengan menyembelih seokor sapi.

Selanjutnya, adapula qurban yang dilaksanakan oleh orang-orang yang musyrik, mereka mengorbankan binatang atau manusia untuk dijadikan tumbal pemuasan nafsu. Mereka membuang daging binatang ke tengah lautan dengan sia-sia, atau mengubur binatang dengan percuma bukan diberikan kepada orang-orang yang tak punya,sehingga tidak pernah makan daging setiap saat. Maksud dan tujuan mereka menyiapkan sesaji atau persembahan daging tersebut diberikan kepada roh-roh atau benda keramat yang dianggap berkuasa. Persembahan inilah yang keliru. Mereka mengganggap dengan sesaji tersebut dapat menghentikan malapetaka, dapat menebus dosa. Perbuatan inilah yang disebut sirik yang dibenci dan dilaknat Allah dan akan mendapat siksaan yang amat pedih.

Ibadah qurban akan bernilai tinggi di hadapan Ilahi apabila diikuti niat yang ikhlas mengharap ridha Ilahi atas segala rizqi yang diamanhkan kepada dirinya. Mereka yang beranggapan qurban itu hanya menghamburkan harta dengan percuma amatlah keliru dan bahkan merasa sia-sia sangatlah salah karena dengan berqurban akan memberkahkan hartanya bahkan melipat gandakan pahalanya. Walahualam bishawab.

Sabtu, 23 Oktober 2010

QURBAN II

Ibadah qurban merupakan salah satu bentuk tanda syukur atas nikmat rizki berupa harta sebagai amanah yang diberikan kepada seorang muslim. Menurut ajaran Islam harta itu merupakan amanah yang harus dipertanggung jawabkan atas kepemilikannya, karena pada hakikatnya bukan miliknya sendiri melainkan titipan Allah yang harus dikelola sebagai lading ibadah. Dalam kepemilikannya itu terdapat hak orang lain yang wajib diserahkannya kepada orang yang berhak (mustahiq). Bagi seorang muslim yang melaksanakannya maka dijamin bahwa harta yang diamanahkannya tersebut telah bersih (suci) dan akan berkah. Allah telah berjanji barang siapa yang bersyukur atas nikmat yang diperolehnya, maka Allah SWT akan menambah kenikmatannya dengan berlipat ganda.

Selanjutnya apabila diperhatikan, qurban itu terdiri dari beberapa klasifikasi diantaranya :

1. Qurban Habil dan Qabil

Qurban yang dilakukan oleh kedua putra Nabi Adam AS. Sebagai upaya untuk menentukan jodoh Iqlima berlangsung dengan baik dan berhasil memperoleh jawaban yang paling tepat dan bijaksana, karena kedua putranya tersebut telah sukses menjalankan misi sekaligus ujian atas diri mereka berdua. Setelah selesai kemudia mereka berdua mendapatkan keputusan ybahwa yang berhak menikah bersama Iqlima adalah Habil. Alasan utama qurban Qabil ditolak karena ia, melaksanakan qurban dengan rasa terpaksa dan tidak ikhlas, sehingga hewan qurban yang disembelihnya pun hanya alakadarnya, bahkan tidak memenuhi persyaratan. Qabil mencari binatang yang kurus dan kecil. Sedangkan qurban Habil dijalankan deng niat yang tulus ikhlas sehingga binatang qurban yang ia sembelih memilih binatang yang terbaik, sehat dan berbadan besar. Sejak saat itu Qabil menyimpan rasa dendam dan berniat ingin menghabiskan nyawa saudaranya sendiri. Dan pada akhirnya Habil dibunuh oleh Qabil serta dikuburkan sebagaimana seekor burung gagak menguburkan burung lawan tandingnya. Sebelum dikubur sesungguhnya Qabil merasa kebingungan harus dibagaimanakan mayat saudaranya tersebut diperlakukan. Dengan ibrah burung gagak tersebut akhirnya Qabil meniru burung gagak menguburkan burung yang sudah mati.

Kamis, 14 Oktober 2010

MARI BERQURBAN

MAKNA NILAI QURBAN
Qurban merupakan salah satu ritus yang dijumpai hamper diseluruh agama, yang membedakannya terletak dari tujuannya. Mereka mempwersembahkan qurban ada yang bermaksud agar Tuhannya tidak marah, sebagai penebus dosa, ada pula yang bermaksud mengharapkanb diberikan rasa aman dalam menjalani hidupnya. Dalam ajaran Islam, ibadah qurban merupakan salah satu syariat yang menjadi washilah atau sarana untuk mendekatkan diri seorang hamba kepada khaliknya.
Qurban merupakan salah satu bentuk nyata dari rasa cinta (hub) yang mendalam kepada Allah SWT, yang dengan rasa tersebut memberikan motivasi untuk mengorbankan apa saja yang diminta oleh Sang Kekasihnya, walaupun permintan berada di luar kesanggupannya. Contoh kasus dalam peristiwa Nabiyullah Ibrahim AS terhadap putranya Nabi Ismail AS. Karena rasa cintanya kepada Allah melebihi dari segala yang dimilikinya, maka tatkala datang perintah Allah SWT untuk menyembelih putra semata wayang yang telah lama menjadi harapan dan menjadi pelengkap kehidupan rumahtangganya. Dengan hati yang tulus ikhlas beliau rela untuk mengorbankan putranya. Ketika berita ini disampaikan kepada Ismail ternyata tanggapan Ismailpun sungguh luarbiasa, beliu menyadarinya deng tulus bahwa ia rela untuk menjalankan firman Allah yang diterimanya melalui mimpi..
Sebelum melaksanakan prosesi penyembelihan banyak sekali godaan yang diterimanya, Nabi Ibrahim harus perang sabil dengan perasaannya. Akhirnya ujian yang berat ini dapat dilaluinya dan ternyata ketika acara penyembelihan dilaksanakan dengan serta merta Alloh menyuruh Malaikat menggantikan Ismail dengan seekor gibas (kambing),s.ejak peristiwa inilah pelaksanaan qurban menjadi syariat Isalam.

Rabu, 29 September 2010

Renungan Malam

HIKMAH BINTANG

Tiada gambar yang mengesankan, tiada permata yang mempesona hanyalah bintang gemintang yang bertaburan sebagai hiasan di sela-sela ruang angkasa. Terpancarlah semburan warna yang indah permai membuat orang terpikat tuk selalu melihat, terpaku kagum akan kebesaran Allah sebagai Sang Kretor hakiki. Gemerlap warna ceria, kemilau di malam gelap gulita, tampaklah aneka rona, merah,kuning,hijau yang mampu membuat silau tatkala di pantau. Pasti bila lama bertafakur, secara tiba-tiba senyuman manis tersungging di bibir manis bagi yang berkontemplasi. Maka sewajarnyalah apabila kalimat “Allahu Akbar” terucap dari lisan mereka yang peka akan rahasia alam tentang Kemaha Kuasaan sang Ilahi.

Wahai saudaraku bukanlah Rasululloh telah bersabda, “Renungilah tentang makhluh Allah, janganlah kau biarakan fikiranmu menjelajahi dzal Ilahi”. Maksudnya bahwa keterbatasan daya nalar manusia tidak akan mampu mengungkap akan rahasia di balik semua itu. Contoh kasus, “ Pada zaman Harun Arrasyid, Abu Nawas disuruh menghitung jumlah bintang yang ada di langit, untuk menjawabnya maka ia membawa seekor kambing, lalu ia menyuruh menghitung jumlah bulunya, karena jumlah bintang sam dengan jumlah bulu pada kambing. Dengan jawaban tersebut maka Abu Nawas selamt dari hukuman yang akan diperditerimanya.

Ternyata betapa sulitnya mengetahui sigma yang pasti walaupun sudah dibatasi agar mudah dihitung. Keunikan inilah yang tak terpikirkan walaupun mengerahkan seluruh kekuatan akal yang dipandang menajubkan, kekuasaan Tuhan tidak bias dibuktikan dengan lengkapnya panca indra secara dzohir. Padahal Dzat Ilahi sangatlah nyata dipandang dengan kekuatan mata basyirah atau batin.

Amazing Camp