Selamat Datang/Wilujeng Sumping
Memory in al-fatah
Minggu, 20 Februari 2011
Karya : Nana R. Hidayat
Seandainya hidup tertata rapi
Engkau siapkan rencana matang
Niscaya takan pernah menyesali diri
Itulah perjalanan hidup yang mandiri
Nista benar andai disia-siakan
Singkirkan sampah di dalam hati
Engkau bakar dengan sebatang kebaikan
Niscaya rasa akan berjuta bahagia
Ingatlah semua jasa yang dikorbankan
Nyatakan dengan kalimat “ Aku Pasti Bisa”
“KEBERSIHAN SEBAGIAN DARI IMAN”
"IN THE DAY MONDAY SACRIFICE"
by: Nana R. Hidayat
If you live neat mature plan ready for it will ever say sorry for myself That's the life journey of self-Nista true if wasted Remove trash inside you burns with a good taste for it will be of immense happiness Remember all who sacrificed Express service with the sentence "I Can "" HYGIENE PORTIONS OF FAITH "
"في التضحية اليوم الاثنين"
العمل : نانا ر. هدايت
إذا كنت تعيش خطة ناضجة أنيق على استعداد لذلك سيقول أي وقت مضى عذرا لنفسي هذا هو رحلة حياة Nista المصير صحيحا إذا اهدر إزالة القمامة داخلك حروق مع الذوق السليم لأنها ستكون من السعادة الهائلة تذكر جميع الذين ضحوا اكسبريس خدمة مع الجملة "أنا يمكن "" أجزاء النظافة من الايمان "
Resolusi Hari Senin

“RESOLUSI HARI SENIN”
Karya : Nana R. Hidayat
Saudara dan saudariku yang baik hati
Engkau renungkan segala kata-kata nan bijak
Nasehat berharga terurai dari insan berperangai
Ingatkan diri menjadi siswa berakhlak mulia
Niscaya kan membuat bahagia dunia akhirat
Secarik kertas yang dibuang sembarang
Engkau berarti membuat bencana dahsat
Namun semua itu dapat dihindari
Intinya cukup dengan mawas diri
Nyatakan dalam amal dan perbuatan
BUANGLAH SAMPAH PADA TEMPATNYA
"قرار اليوم الاثنين" العمل : نانا ر. الاخوة هدايت والأخوات أن تفكر جميع على الكلمات الرقيقة التي نان النصائح القيمة فضفاض من رجل حكيم التصرف تذكير نفسك في الأخلاق الطلاب جعل العالم سعيدا لأنه لن يتم التخلص الآخرة من أي قطعة من الورق الذي يعني جعل الكارثة الرهيبة ، ولكن كل ذلك يمكن تجنب نقطة ببساطة مع الاستقراء السريع في الأماكن الأعمال الخيرية وجمع ونقل النفايات إزالة
"RESOLUTION DAY MONDAY"
By: Nana R. Hidayat brothers and sisters that you consider all the kind words nan loose valuable advice from the wise man behave Remind yourself into students' morals make a happy world for it will not hereafter disposed of any piece of paper that you mean making a terrible disaster, but all that could be avoided point is enough with introspective Express in charity and deeds
PLACES TO REMOVE GARBAGE!
Minggu, 13 Februari 2011
Jumat, 11 Februari 2011
Maret
Pasrah
Manusia tampak berharap
Apa yang dikerjakan benar
Ridha Allah yang dinantikan
Entah bagaimana nasibku kelak
Tentu semua pasrah pada-Nya
Resignation
People seem resigned to expect
What does God really
Rida awaited my fate someday
Somehow Of all of his resignation on
Kamis, 10 Februari 2011
EXPRESI DIRI
Larangan
Apa yang telah Allah haramkan
Nanti terlilit azab nan pedih
Usah gelisah walau dicerca
Amalkan shalat tak boleh lupa
Rasakan hikmah yang terpendam
Indahnya pasrah dipangkuan-Nya.
Dermawan
Pantas memang engkau amalkan
Enak dirasa bila berhasil
Banyak orang telihat suka
Rasa bahagia amat terasa
Usaha halal yang diamalkan
Alangkah senang kala sedekah
Rela berkorban sifat mulia
Itulah cermin pribadi muslim
by Nana R. Hidayat
Minggu, 30 Januari 2011
KEBERSIAHAN ITU MEMBAWA BERKAH
“Sesungguhnya Allah mencintai orang yang bertaubat dan menyukai orang yang mensucikan diri”
Hampir semua manusia di seluruh permukaan bumi ini menyukai kebersihan. Sebagai contoh kasus antara lain sebagai berikut : Dalam suatu kesempatan ada sebuah keluarga yang pergi berkunjung untuk bersilaturrahi m antar sesame keluarga muslim lainnya, tampak sekali dari raut wajahnya berseri-seri menunjukan ekspresi kegembiraan setelah tahu bahwa rumah keluarga yang dikunjunginya itu bersih, indah dan rapi. Apalagi saat yang dihadapinya itu sebuah keluarga yang dikunjunginya itu menerima dengan baik, (akhlaqul kariimah) tutur katanya sopan. Kami yang berkunjung dihormati dan dipelakukan dengan hormat serta dijamu dengan baik. Pokoknya seluruh aktivitasnya sesuai dengan syariat Islam. Waktu saat berkunjung terasa begitu cepat berlalu, keinginan untuk berlama-lama tinggal sambil mudzakaroh sangat mendukung.
Sebaliknya apabila berkunjung ke sebuah rumah yang mulai dari halaman rumahnya sudah kotor, kusam karena tak terawat, tamupun enggan untuk berkunjung. Jangan harap mau ke dalam rumah di luar saja sudah membuat tidak betah. Mungkin embacang buruk rupa memang sudah menjadi sifat dan cirri khasnya, tetapi kalau rumah kumuh karena penghuninya tidak mau merawat dengan teratur bahkan tidak peduli akan kebersihan maka penyakitpun akan mudah berjangkit. Padahal Al Quran telah mengisyaratkan bahwa “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang mensucikan dirinya” (QS.2:22 5). Contoh sederhana orang yang sudah terbiasa mandi sehari tiga kali, suatu saat air di bak kosong, atau air di ledeng tidak mengalir, sudah dapat ditebak pasti ada sesuatu yang akan terganggu yaitu kondisi fisik, seperti bau badan, gatal-gatal, yang akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Risiko yang akan ditanggung teman dekat akan mencibir, bahkan mencibirnya, sehingga akan malu dan mengisolir diri sendiri.
Gara-gara hal tersebut akan berdampak seluruh aktivitas bisnis akan menipis, pergaulan terhambat gara-gara bau badan, pelangan akan tunggang langgang karena penampilan sangat mengecewakan. Padahal Alquran memperingatkan “Dan pakaianmu bersihkanlah” (QS:74:4)
Dari peristiwa di atas dapat membuktikan betapa pentingnya kebersihan bagi kehidupan manusia, oleh karena itu perlu dijaga dan dipelihara dalam setiap saat di mana dan kapan saja. Satu hal yang perlu diingat bahwa sesungguhnya Islam itu adalah agama “Bersih”, maksudnya agama yang didasari dengan kesucian baik ruhani maupun jasmani. (Al Ikhlas : 1-4).
Selasa, 14 Desember 2010
TAHUN BARU HIJRIYAH 1432 H
RENUNGAN TAHUN BARU ISLAM 1432 H
Keasikan menikmati indahnya hidup di alam fana, terkadang membuat orang lalai akan eksistensi dirinya. Ia hanyut terlena dalam buaian dunia yang dirasakannya amat menggairahkan. Itulah bukti bahwa dunia itu laksana wanita ( Addunya kal marah lakinul marah markubah) yang memancarkan berbagai pesona keindahan dunia yang menghanyutkan. Dengan tertawa kegirangan Sang Penguasa nafsu busuk merayakan kemenangannya dan dengan tepuk tangan yang meriah, ia tertawa terbahak-bahak. Rupanya cukup ampuh serta melancarkan stategi yang jitu dan tipu daya yang mempesona Sang Dajal masuk memanfaatkan kelemahan manusia yang jelas memiliki sifat khoto dan nisyaan.
Perang akbar yang selalu berkobar di dalam dada ternyata dimenangkan oleh kebahagiaan sesaat yang bernama kelebihan harta, kecantikan jasmani, titian karir yang tinggi, jabatan yang menyilaukan, sehingga membuat dirinya semakin tergelincir dari inti ruhani yang sangat suci dalam menyelami bumi. Belenggu cinta duniawi memang teramat kuat sehingga cinta sejati untuk Sang Kholik sedikit-demi sedikit terkikis habis, lenyap seketikan tanpa meninggalkan bekas bermakna ditelan oleh keganasan zaman.Bagi mereka hidup di dunia ini adalah segala-galanya, beban berat yang selalu membayangi setiap ayunan langkah kaki menjadi tidak pasti, gerak langkahnya sangat terbatas karena rasa takut yang selalu mengganggu, karena tidak tahu kapan ajal akan tiba sehingga rasa takut menghinggap terlalu ber;lebihan. Alasan kuat untuk berprinsip demikian adalah takut tidak merasakan segala apa yang telah diperjuangkan (hubbub dunya wa karihatul maut) cinta dunia tetapi takut mati , karena ia merasa semua harta yang diperolehnya merupakan hasil keringat sendiri.
Cara hidup hedonistic merupakan budaya yang dengan jor-joran dipropagandakan melalui media masa baik cetak maupun elektronik agar menjadi life style dari suatu peradaban global ke seantero dunia. Rekayasa Iblis yang amat licik ini bertujuan agar dapat menyeret manusia menjadi jongos/budaknya yang setia. Berbagaimacam perangkap dan jebakan maut terpasang sangat rapi, dengan harapan kesuksesan semu berada pada genggaman dirinya dan menjadi generasi demi keabadian dinastinya selama di alam dunia. Dalam perjuangannya para iblis berprinsip tak mengenal kata lelah, kapan dan dimana saja, apalagi disaat lengah. Mereka yang terjaring menjadi abdi-abdi sejati iblis adalah orang yang imannya lemah, orang yang jarang berbuat kebaikan dan kebenaran, serta orang-orang yang tidak memiliki kesabaran dalam menelusuri perjalanan hidupnya. ( al ashri : 1-3)
Kondisi demikian membuat orang lupa akan suatu hari pembalasan, dimana akan ditanya tentang pertanggung jawaban hidup, dalaupun mengelak atau diam seribu hasasa namun kebenaran dan kesaksian akan mengungkap yang selama ini tersembunyi. Mungkin mereka lupa bahwa sesungguhnya Allah telah memeperingatkan dengan sumpah “Demi Masa”, namun mereka seakan-akan tidak peduli lagi dengan peringatan akan datangnya hari akhir (hari pembalasan).
Maksud dari semua itu adalah menjelaskan akan ketidak berdayaan manusia walaupun Allah telah melengkapinya dengan berbagi sarana indra untuk mengetahui berbagai hal yang tersembunyi. Keterbatasan kemampuan ini mudah-mudahan akan menyadarkan manusia atas segala kecongkakan dan ketamakan yang selama ini dengan bersenang hati. Kata tobat yang keluar dari relung kalbu paling dalam dapat menghapus yang besarnya melebihi dunia karena Allah memiliki sifat rohman dan rahim. Namun bukan itu saja ada beberapa prasyarat yang harus terpenuhi aiantaranya : mereka harus menyesali diri atas dosa-dosa yang berlalu, kemudian berniat tidak akan mengulangi kembali, serta harus berusaha memperbaiki diri dengan beramal shaleh sesuai yang dianjurkan Rasulullah SAW. (Ar Radu:11) Mereka harus bersiap-siap berhijrah untuk berpindah dari seluruh tatanan hidup sesuai dengan yang diuswahkan Rasulullah. Semoga kita tergolonbg orang yang muflihuun. Amiin.